Paspor Singapura Terkuat di Dunia, Malaysia Setara AS, RI Tertinggal
buscag.com – Paspor Singapura kembali menempati posisi teratas sebagai paspor terkuat di dunia versi Henley Passport Index 2025. Dengan akses bebas visa ke 193 negara, Singapura menjadi simbol kekuatan diplomatik dan kepercayaan internasional. Sementara itu, Malaysia berhasil menyamai posisi Amerika Serikat, sedangkan Indonesia masih tertinggal jauh di peringkat bawah.
Singapura, Pemegang Paspor Terkuat di Dunia
Prestasi Singapura ini bukan hal baru. Negara kota tersebut secara konsisten menempati posisi teratas dalam daftar paspor terkuat dunia berkat hubungan diplomatik yang luas dan stabilitasnya di mata global.
Dengan 193 negara tujuan tanpa visa atau visa-on-arrival, warga Singapura memiliki kebebasan bepergian hampir ke seluruh dunia tanpa hambatan. Ini menunjukkan efektivitas kebijakan luar negeri dan reputasi tinggi yang dimiliki negara tersebut.
Malaysia Setara Amerika Serikat
Sementara itu, Malaysia kini berbagi posisi ke-12 bersama Amerika Serikat, dengan akses bebas visa ke sekitar 180 destinasi. Capaian ini menunjukkan bagaimana Malaysia mampu memperkuat diplomasi internasionalnya dan membangun citra sebagai negara yang aman serta dipercaya.
Keberhasilan ini juga menempatkan Malaysia sebagai negara dengan paspor terkuat di kawasan Asia Tenggara setelah Singapura.
Lalu, Bagaimana dengan Indonesia?
Sayangnya, paspor Indonesia masih jauh tertinggal di posisi ke-65 dunia. Pemegang paspor Indonesia hanya memiliki akses bebas visa ke sekitar 76 negara dari total 227 negara yang terdaftar dalam indeks Henley 2025.
Artinya, masih banyak negara yang mewajibkan visa bagi WNI sebelum masuk, terutama di kawasan Eropa, Amerika, dan sebagian besar Timur Tengah. Kondisi ini menunjukkan bahwa kekuatan paspor Indonesia masih perlu ditingkatkan melalui perjanjian bilateral dan penguatan diplomasi antarnegara.
Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Paspor
Beberapa hal yang menentukan peringkat sebuah paspor antara lain:
- Hubungan diplomatik antarnegara – semakin banyak kerja sama bilateral, semakin besar peluang bebas visa.
- Stabilitas politik dan ekonomi – negara yang stabil cenderung lebih dipercaya.
- Tingkat risiko imigrasi dan keamanan – negara dengan tingkat risiko rendah lebih mudah mendapat akses bebas visa.
Singapura dan Malaysia berhasil menjaga kepercayaan internasional tersebut, sedangkan Indonesia masih harus memperkuat citra dan kebijakan luar negerinya agar bisa meningkatkan peringkat di masa depan.
Menuju Paspor Indonesia yang Lebih Kuat
Untuk mengejar ketertinggalan, Indonesia perlu:
- Menjalin lebih banyak perjanjian bebas visa dengan negara strategis.
- Meningkatkan keamanan dan sistem imigrasi agar dipercaya secara global.
- Mengoptimalkan peran diplomasi ekonomi dan pariwisata untuk memperluas jaringan internasional.
Dengan langkah strategis tersebut, bukan tidak mungkin suatu saat nanti paspor Indonesia bisa naik peringkat dan memberikan kemudahan mobilitas global bagi warganya.
📌 Baca Juga : Bandeng Presto Semarang: Ikan Berduri Jadi Lezat dan Lunak
