Raja Salman Tunjuk Syaikh Saleh Al-Fawzan Jadi Grand Mufti Arab Saudi
2 mins read

Raja Salman Tunjuk Syaikh Saleh Al-Fawzan Jadi Grand Mufti Arab Saudi

Raja Salman Tunjuk Syaikh Saleh Al-Fawzan Jadi Grand Mufti Arab Saudi

Raja Salman resmi menunjuk ulama terkemuka Arab Saudi, Syaikh Saleh Al-Fawzan, sebagai Mufti Agung (Grand Mufti) Arab Saudi. Jabatan ini memiliki kedudukan setingkat menteri dan merupakan posisi keagamaan tertinggi di Kerajaan Arab Saudi.


Penunjukan Berdasarkan Rekomendasi Putra Mahkota

Penunjukan ulama senior berusia 90 tahun ini dilakukan berdasarkan rekomendasi Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Dikutip dari Saudi Gazette, dalam dekrit kerajaan yang dikeluarkan oleh Raja Salman, Syaikh Saleh juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Ulama Senior (Council of Senior Scholars atau Kibar Ulama) dan Kepala Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa (Permanent Committee for Scholarly Research and Ifta).

Baca Juga: Trailer Troll 2 Perkenalkan Megatroll, Monster Baru Raksasa


Posisi Grand Mufti dan Perannya

Sebagai informasi, Grand Mufti merupakan ulama paling senior di Arab Saudi. Ia menjadi rujukan resmi negara dalam urusan agama, syariah, serta penerbitan fatwa.
Syaikh Saleh menggantikan Syaikh Abdulaziz Al-Sheikh, Mufti Agung sebelumnya, yang wafat pada 23 September 2025.


Profil dan Latar Belakang Syaikh Saleh Al-Fawzan

Sebelum penunjukan ini, Syaikh Saleh telah lama dikenal sebagai anggota Dewan Ulama Senior dan Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Fikih Islam yang berafiliasi dengan Liga Muslim Dunia, serta anggota Komite Pengawas Penceramah selama musim haji.


Riwayat Pendidikan dan Karier Akademik

Syaikh Saleh lahir pada 1935 di Al-Qassim, Arab Saudi. Ia menempuh pendidikan dasar di Buraidah, lalu melanjutkan studi hingga meraih gelar magister dan doktor dalam bidang fikih dari Fakultas Syariah di Riyadh.
Setelah menyelesaikan studinya, ia diangkat menjadi Direktur Institut Tinggi Peradilan (Higher Institute of Judiciary). Kemudian pada 1992, Syaikh Saleh ditunjuk sebagai anggota Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa, jabatan yang terus ia emban hingga kini.


Kontribusi dan Karya

Selain aktif di dunia akademik dan keulamaan, Syaikh Saleh juga dikenal sebagai penulis produktif dan pembicara radio. Ia memandu sejumlah program keagamaan populer, termasuk “Nur Ala Al-Darb”, yang menjadi salah satu siaran paling dikenal di Arab Saudi.